Ada TV di Angkot

April 15, 2015 § Leave a comment

070230_angkot1 Ketatnya persaingan mendorong banyak pihak mencari cara yang tidak biasa untuk memasarkan produknya. Belum lama ini, beberapa angkot M36 Jurusan Pasar Minggu-Jagakarsa memasang televisi yang menyiarkan iklan masyarakat dan lagu-lagu yang enak didengar. Bukan tidak mungkin, suatu saat mereka juga akan menyiarkan iklan-iklan komersial.

Pemegang Saham yang Tak Berdaya

April 7, 2015 § Leave a comment

IMG-20150303-00320

Saat berbicara di Pertemuan Tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan 2015 belum lama ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan bahwa mengurus negara tidak jauh berbeda dengan mengurus perusahaan. Ia mencontohkan, kalau perusahaan mengalami kesulitan keuangan, resepnya cuma mengurangi ongkos dan menaikkan keuntungan.

Barangkali karena perspektif itulah, selain Presiden dan Wakil Presiden yang merupakan pengusaha, Kabinet Kerja pun dipenuhi deretan pengusaha yang dianggap telah berhasil di bidangnya masing-masing. Langgam kerja saat mereka mengelola perusahaan pun kemudian juga dibawa dalam memimpin kementerian. Namun, pengandaian negara dengan perusahaan tidak sepenuhnya didukung kebenaran, setidaknya jika menilik beberapa kenyataan yang berlangsung saat ini.

Pertama, tentang nasib pemegang saham. Pada hakekatnya, rakyat adalah pemegang saham sah negeri ini. Sayangnya, nasib rakyat tak sama dengan nasib pemegang saham perusahaan. Sebagai pemilik perusahaan, pemegang saham memiliki beberapa hak istimewa yang melekat seperti hak untuk mengikuti rapat umum pemegang saham (RUPS), memilih direksi dan komisaris, memperoleh dividen, serta mendapatkan bagian aset perusahaan saat perusahaan dilikuidasi. « Read the rest of this entry »

Meningkatkan Citra

April 4, 2015 § Leave a comment

IMG-20140816-00548

Beragam cara digunakan oleh perusahaan untuk meningkatkan citranya di mata konsumen. Salah satunya adalah dengan melakukan kegiatan-kegiatan sosial yang melibatkan banyak kalangan yang menjadi target konsumennya, seperti donor darah, pengobatan, pemeriksaan mata dan pembagian kacamata, operasi bibir sumbing, khitanan masal, dan kegiatan-kegiatan lain yang sejenis.

Minyak Wangi, Pijat dan Laporan Keuangan

March 17, 2015 § Leave a comment

IMG-20150306-00321

Bak rutinitas tahunan, setiap menjelang pergantian tahun unjuk rasa buruh banyak berlangsung di berbagai daerah, sebagian di antaranya bahkan sampai melakukan mogok kerja untuk mendesakkan tuntutan jumlah upah minimum yang mereka inginkan.

Setidaknya terdapat tiga titik penting yang biasanya mencuatkan perselisihan pengupahan. Pertama, saat penentuan angka kebutuhan hidup layak (KHL). Jamak terjadi, survei yang dilakukan oleh Dewan Pengupahan Daerah tidak berjalan mulus karena beragam perbedaan persepsi dan kepentingan antara para pihak yang berkepentingan.

Misalnya, belum lama ini kalangan serikat buruh di DKI Jakarta mengusulkan penambahan item Kebutuhan Hidup Layak (KHL), dari 60 item menjadi 84 item, sebagai dasar penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP). Item-item baru yang diusulkan untuk ditambahkan sangat beragam mulai minyak wangi, televisi, nonton bioskop, pijat refleksi, hingga kondangan. Meskipun buruh telah mengajukan beragam argumentasi untuk memperkuat usulan mereka, banyak kalangan pengusaha menganggapnya sebagai usulan yang mengada-ada. « Read the rest of this entry »

Belanja Online

March 12, 2015 § Leave a comment

IMG-20150120-00264

Kesibukan masyarakat yang disokong kecanggihan teknologi telah mendorong kemajuan bisnis online di Tanah Air. Persaingan tidak hanya terjadi di antara portal belanja online, yang saat ini telah berjumlah 11 buah, tetapi juga di antara para penjual. Selain kecepatan, bagaimana cara membungkus barang pun menjadi perhatian. Begitu menariknya bungkusnya yang bak kado, terkadang kita “tertipu”, merasa mendapatkan hadiah, padahal barang pesanan kita sendiri.

Antara Khitah dan Kiprah BPR

March 2, 2015 § Leave a comment

IMG-20141231-00233

Dalam diskursus tentang perbankan, biasanya kita lebih terpaku kepada bank umum dan mengabaikan Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Data yang ada menunjukkan keberadaan BPR tidak dapat diremehkan. Pada Agustus 2014, misalnya, jumlah BPR mencapai 1.635 buah, dengan jumlah nasabah 13,408,994 rekening dan total asset mencapai Rp 82,628,071,120 ribu.

Peran BPR juga terlihat dalam intermediasi keuangan, khususnya kepada golongan ekonomi lemah. Pada Agustus 2014, jumlah kredit konvensional yang disalurkan mencapai Rp 57,634,001,007 ribu sedangkan sumber dananya berjumlah Rp 68,089,056,506 ribu.

Berlainan dengan Bank Umum, BPR lebih fokus melayani kebutuhan masyarakat kecil, seperti petani, peternak, nelayan, pedagang, pengusaha kecil, pegawai, dan pensiunan yang belum dijangkau oleh bank umum serta sebagai upaya mewujudkan pemerataan layanan perbankan, kesempatan berusaha dan pendapatan. « Read the rest of this entry »

Hadiah Untuk Karyawan

February 23, 2015 § Leave a comment

Beragam cara diterapkan perusahaan untuk meningkatkan motivasi kerja karyawannya. Sebuah perusahaan teknologi keamanan di China menghadiahi karyawannya yang berprestasi dengan bonus yang tak biasa: semalam bersama seorang bintang porno China di malam tahun baru Imlek. Hmmm….