Ramadan Bukan Hanya Satu Bulan

August 29, 2012 § Leave a comment

Beberapa hari lalu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meningkatkan status kasus Hambalang dari penyelidikan menjadi penyidikan, sekaligus menetapkan tersangka pertamanya. Sebelumnya, KPK juga telah mengungkap korupsi dalam pengadaan kitab suci Al Quran di Kementerian Agama.

Pengungkapan kasus-kasus itu juga seolah mengkonfirmasi kebenaran laporan Transparency International yang menempatkan Indonesia tahun lalu pada peringkat 100 dari 183 negara yang disurvei dalam daftar Indeks Persepsi Korupsi (IPK), jauh di bawah beberapa negara tetangga seperti Singapura, Brunei, Malaysia, atau Thailand.

Pesan yang tertangkap dari hasil IPK itu adalah tidak adanya perubahan signifikan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Metode pengukuran IPK mensyaratkan kriteria yang dapat menunjukkan indikasi perubahan persepsi korupsi antartahun (2010 dan 2011) dengan perubahan skor minimal 0,3 serta didukung oleh perubahan yang konsisten (searah) dari minimal setengah dari sumber data penyusun IPK. Perubahan skor 0,2 untuk Indonesia antara tahun 2010 dan 2011 tidaklah berarti apa-apa secara metodologi, alias pemberantasan korupsi berjalan di tempat. « Read the rest of this entry »

Paradoks Ekonomi Ramadan

January 9, 2012 § Leave a comment

Bulan Ramadan adalah bulan yang ditunggu-tunggu oleh umat Islam di seluruh dunia. Selain limpahan pahala serta hikmah yang telah dijanjikan oleh Tuhan untuk mereka yang menjalankannya dengan bersungguh-sungguh, ternyata ada beragam aktivitas sosial, ekonomi, dan budaya yang muncul mengikuti hadirnya bulan suci tersebut yang tidak senantiasa selaras dengan makna ibadah puasa Ramadan yang sesungguhnya. 

Puasa dan Peningkatan Konsumsi

Setiap mejelang bulan puasa, pemerintah selalu sibuk melakukan beragam langkah untuk mengantisipasi meningkatnya konsumsi barang-barang kebutuhan rumah tangga, sementara pasokannya relatif tetap sehingga harga-harga pun biasanya akan langsung terkerek naik. Tahun lalu The Nielsen Company mencatat peningkatan penjualan makanan dan minuman sebesar 24% di supermarket dan 19% di minimarket dibandingkan dengan rata-rata di bulan biasa. Data sebelumnya juga mencatat penjualan daging meningkat tiga kali lipat sepanjang bulan puasa dan lebaran.

Peningkatan konsumsi masyarakat juga terkonfirmasi dari persiapan kalangan perbankan menghadapi puasa Ramadan dan Idul Fitri. Tahun lalu misalnya, BCA menyiapkan kebutuhan dana cash menjelang puasa dan Idul Fitri sebesar Rp 10 triliun, meningkat 12,5 % dibandingkan dengan hari biasa. Sementara BRI mencatat pencairan pinjaman komersial, baik oleh nasabah baru maupun nasabah lama, menjelang bulan Ramadan sebesar Rp 1,5-2 triiliun, atau meningkat 20-22 % dibandingkan posisi tahun sebelumnya. Untuk mengantisipasi peningkatan transaksi menjelang puasa Ramadan, tahun ini Bank Indonesia juga telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp 60 triliun, atau naik 20 % dibandingkan tahun lalu. « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing the Islam category at Ali Mutasowifin.