Cantik dan Ganteng

January 16, 2015 § Leave a comment

Beragam cara dilakukan untuk menarik perhatian pelanggan. Sebuah restoran di Zhengzhou, Provinsi Henan, Tiongkok, yang menyuguhkan makanan khas Korea, ramai dikunjungi karena memberikan promosi unik. Restoran ini memberikan makanan gratis kepada pengunjungnya, dengan syarat pengunjung yang datang harus terpilih menjadi yang paling cantik atau tampan. Lima pengunjung beruntung yang fotonya telah dinilai oleh staf klinik bedah kosmetik, akan memperoleh kesempatan makan malam gratis.

UU Desa, LKM dan Pemberdayaan TKI

January 10, 2015 § Leave a comment

IMG-20141127-00059

Dua nyawa anak bangsa kembali melayang di negeri orang. Adalah Sumarti Ningsih dan Seneng Mujiasih yang harus pulang ke kampung halaman dalam peti mati karena menjadi korban pembunuhan di Hong Kong.

Mereka bukanlah korban pertama, dan mungkin bukan yang terakhir. Sebelumnya, telah ada beberapa tenaga kerja Indonesia (TKI) yang harus meregang nyawa karena beragam alasan di tanah rantau. Sementara, ratusan TKI lainnya sedang mengajukan pengampunan agar terhindar dari hukuman mati. Jumlah ini mungkin akan terus bertambah mengingat banyaknya warga negara Indonesia yang sedang mengadu nasib di negeri orang.

BNP2TKI mencatat, saat ini tidak kurang dari 6,5 juta TKI tengah mengadu nasib di 114 negara, sebagian besar bekerja sebagai buruh kasar dan di sektor informal. Banyaknya TKI yang pergi keluar negeri adalah refleksi kemiskinan di desa. Ketiadaan mata pencarian yang mampu memberi penghidupan yang layak di desa mendorong mereka merantau, meninggalkan kampung halaman dan sanak saudara. « Read the rest of this entry »

Toilet di Mini Market

January 10, 2015 § Leave a comment

IMG-20150104-00237

Persaingan yang sengit di industri mini market membuat setiap toko mencoba menawarkan beragam fasilitas yang diharapkan mampu menarik minat pelanggan untuk mampir. Salah satunya adalah menyediakan toilet, yang pada masa dahulu sama sekali tidak terpikirkan.

Mencegah Bancakan BUMN

January 4, 2015 § Leave a comment

IMG-20141029-00024

Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo telah dilantik dan mulai bekerja. Seperti telah diduga, di antara mereka yang diangkat terdapat banyak kalangan yang selama ini dianggap telah berkeringat menyokong sang Presiden dalam kontestasi pemilihan presiden yang lalu.

Menteri memang jabatan politis, dan Presiden biasanya memiliki preferensi tersendiri dengan mempertimbangkan kompetensi dan representasi. Yang sering luput dari perhatian, tak lama setelah pemerintahan berganti, beragam jabatan yang bukan jabatan politis dan seharusnya diisi hanya dengan pertimbangan meritokrasi dan kompetensi, juga ditransaksikan sebagai kompensasi terkait kontestasi politik. Salah satu yang lazim dijadikan “hadiah” adalah jabatan komisaris BUMN.

Karena hadiah itu diberikan oleh pemegang tampuk kuasa, seringkali BUMN tidak kuasa menolak. Ketidakmampuan BUMN menentukan langkah sesuai kehendaknya sendiri pernah diakui oleh mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan. Ia menyatakan bahwa BUMN saat ini belum merdeka sepenuhnya dari berbagai intervensi politik dan bisnis (Kompas, 18/8/2014). « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently viewing the archives for January, 2015 at Ali Mutasowifin.