July 19, 2011 § Leave a comment

Belum lama ini ibukota Jakarta dihebohkan oleh pengiriman puluhan peti mati bertaburkan bunga, yang ternyata merupakan strategi pemasaran Buzz and Co., sebuah konsultan pemasaran. Tidak seperti yang diharapkan, strategi ini ternyata malah menuai kecaman dari banyak pihak karena dianggap tidak tepat waktu di saat masyarakat masih dihantui teror bom buku. Aksi itu juga dinilai tidak sesuai dengan kondisi sosio psikologis masyarakat Indonesia, yang menganggap pengiriman peti mati sebagai doa agar kematian segera menjemput penerimanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading at Ali Mutasowifin.

meta

%d bloggers like this: