Mengkritisi Jurus Presiden Kurangi Kemiskinan

March 28, 2011 § Leave a comment

Ketika belum lama ini membuka acara Sosialisasi Zakat Nasional, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan tiga jurus untuk mengurangi kemiskinan di tanah air.

Jurus pertama adalah menyukseskan pembangunan ekonomi. Ia berargumentasi, jika ekonomi di tanah air terus tumbuh dengan baik, maka lapangan kerja akan tercipta. Yang tadinya mengganggur menjadi bekerja dan memiliki pendapatan sehingga bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dua jurus yang lain adalah melalui program-program pengentasan kemiskinan yang dijalankan pemerintah seperti program jamkesmas, raskin, PNPM, dan KUR, serta melalui peran serta masyarakat seperti gerakan kesetiakawanan sosial, zakat, infak, sodaqoh, dan yang sejenisnya.

Menantikan Tetesan ke Bawah

Keyakinan Presiden Yudhoyono itu dalam khazanah ilmu ekonomi biasa dilabeli sebagai trickle-down effect, yang sering diasosiasikan dengan ekonomi neo-klasik. Paham ini mempercayai bahwa pertumbuhan ekonomi dalam masyarakat yang timpang akan dapat memberikan keuntungan kepada keseluruhan masyarakat, melalui tetesan kekayaan hingga kepada strata masyarakat yang paling bawah. « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently viewing the archives for March, 2011 at Ali Mutasowifin.