Silang Sengkarut Gedung Baru dan Kualitas Manajemen DPR

kompas-yuniadhi agung2.jpg

Meski terus menuai kritik dan kecaman, rencana pembangunan gedung baru DPR beserta perlengkapannya yang mencapai Rp 1,8 triliun terus berlanjut. Bahkan, Ketua DPR Marzuki Alie dengan angkuh berucap, “Mau tidak mau, suka tidak suka, apa pun kritik dari masyarakat, kami terima saja. Tetapi, pembangunan tetap dijalankan.”

Sikap pongah dan masa bodoh Marzuki Alie mungkin didasari bayangan nikmatnya fasilitas yang kelak akan dapat dia nikmati setelah gedung itu berdiri. Gedung baru DPR itu memang akan sangat mewah dibandingkan dengan gedung yang digunakan saat ini. Setiap anggota DPR, misalnya, akan dijatah 120 m2, atau empat kali lebih luas daripada ruangan saat ini. Selain itu, gedung baru ini kelak juga akan dilengkapi dengan beragam fasilitas, termasuk fitness center, kolam renang, dan spa.

Selain Marzuki Alie, anggota DPR yang juga kerap bersuara lantang mendukung pentingnya gedung baru beserta segala fasilitas mewahnya adalah Pius Lustrilanang, wakil ketua Badan Urusan Rumah Tangga DPR (F-Partai Gerindra) serta aktris yang juga pelatih kebugaran tubuh Venna Melinda (F-Partai Demokrat). Venna Melinda beralasan, fasilitas kebugaran itu akan membuat stamina anggota DPR lebih bagus dan otak lebih fresh. Dukungan juga disuarakan oleh Suryadharma Ali, Ketua Umum PPP, yang menilai segala fasilitas tersebut layak karena DPR butuh fasilitas untuk menjaga kesehatannya.

Anehnya, meski rencana pembangunan gedung baru DPR ini sudah matang dan diumumkan, sebagian anggota DPR justru menyuarakan penentangannya. Tidak tanggung-tanggung, dua orang di antaranya malah menjabat wakil ketua DPR. Pramono Anung, Wakil Ketua DPR dari PDI Perjuangan berujar, “Ruangan saya saat ini 70 meter persegi, itu saja sudah merasa kesepian. Apalagi kalau 120 meter persegi. Saya kira itu berlebihan.” Sementara Wakil Ketua DPR dari PAN, Taufik Kurniawan, meminta rencana pembangunan gedung baru itu ditinjau ulang karena gedung DPR bukanlah tempat rekreasi. PKS, melalui ketua fraksi Mustafa Kamal, juga menyatakan penolakan sarana rekreasi di gedung DPR.

Silang sengkarut rencana gedung baru DPR ini memberikan gambaran buruknya manajemen (pimpinan) DPR selama ini. Dalam teori manajemen, dikenal empat fungsi manajemen, yakni planning, organizing, actuating, dan controlling. Pentingnya membuat perencanaan (planning) yang baik sering ditunjukkan dengan ungkapan “good planning is halfway to success.” Perencanaan yang baik, haruslah memenuhi kriteria SMART, yakni specific, measurable, achievable, realistic, serta time.

Kenyataan bahwa rencana pembangunan gedung baru DPR ini menuai tentangan dari para anggota dan pimpinan DPR sendiri menunjukkan bahwa fungsi planning tidak berjalan dengan baik. Rancangan gedung baru dengan fasilitas bak hotel bintang lima yang seharusnya dibangun sesuai dengan kebutuhan, ternyata justru mendapatkan penolakan dan penentangan dari calon user-nya. Apalagi bila diingat bahwa di saat para pimpinan dan anggota DPR ngotot membangun gedung baru Rp 1,8 triliun, masih ada 31,2 juta rakyat yang diwakilinya berada di bawah garis kemiskinan, rakyat yang menganggur masih sebesar 7,87%, serta utang pemerintah yang terus bertambah hingga mencapai Rp 1.627 triliun.

Marzuki Alie dan para anggota DPR sebaiknya mengingat kembali bahwa lembaga yang menaungi mereka bernama Dewan Perwakilan Rakyat. Dengan nama itu, para anggota DPR seharusnyalah bekerja bersungguh-sungguh demi kepentingan rakyat pemilihnya. Bila para anggota DPR terus menerus sibuk mengurusi kesenangan dan kesejahteraan dirinya sendiri serta mengabaikan kesejahteraan rakyat yang diwakilinya, barangkali sudah tiba waktunya lembaga DPR diubah saja namanya menjadi Dewan Perwakilan “Kesejahteraan” Rakyat. Dengan nama baru itu, rakyat tak akan lagi berhak protes, karena “kesejahteraannya” telah diwakili. Rasanya, waktunya memang sungguh tepat: gedung baru, nama baru…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s