Aburizal Bakrie Bukan Para Pencari Tuhan

August 24, 2010 § Leave a comment

kompas - totok wijayanto.jpg

Sudah cukup lama PT Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life) menderita gagal bayar nasabah Diamond Investa yang berjumlah Rp 360 miliar. Para nasabah pun sepertinya tak kenal lelah menuntut hak, sehingga Bakrie Life kemudian berjanji melunasi seluruh utang sesuai dengan Surat Kesepakatan Bersama (SKB). SKB tersebut berisikan komitmen Bakrie Life untuk membayar bunga 9,5% per bulan beserta cicilan pokoknya yaitu pada 2010 sebesar 25%, 2011 sebesar 25% dan Januari 2012 sebesar 50%. Dana tersebut seharusnya mulai dibayarkan pada Maret 2010 hingga Januari 2012.

Akan tetapi, lagi-lagi pihak Bakrie Life mengingkari janji sehingga memaksa para nasabahnya berdemo di depan kantor pemegang saham Bakrie Life yakni Bakrie Capital Indonesia (BCI) dan menuntut kejelasan pengembalian dana mereka (19/08/2010) . Tetapi pihak BCI tidak memberikan pernyataan apa pun kepada para nasabah maupun kepada manajemen Bakrie Life. Hal ini menyebabkan Bakrie Life kini tak berani lagi berjanji kepada para nasabah Diamond Investa terkait cicilan pengembalian investasi mereka.

Bakrie Life tentulah bukan satu-satunya perusahaan di bawah Grup Bakrie yang acap mengingkari janji. Para korban lumpur Lapindo juga harus pasrah ketika ganti rugi yang dijanjikan oleh PT Minarak Lapindo Jaya, sebuah perusahaan di bawah bendera Grup Bakrie yang bertanggung jawab atas semburan lumpur di Porong, Sidoarjo, pada bulan ini sudah molor hingga lima bulan dengan dalih perusahaan sedang mengalami krisis keuangan. « Read the rest of this entry »

Nestapa Paskibraka dan Kualitas Birokrasi Kita

August 18, 2010 § Leave a comment

serambi indonesia/m.anshar
serambi indonesia/m.anshar

Perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini sedikit ternoda dengan munculnya dugaan kasus pelecehan seorang anggota Paskibraka DKI Jakarta. Tiga orang tua memprotes perlakuan anggota Paskibraka senior yang memerintahkan calon anggota Paskibraka angkatan 2010 untuk berjalan dari barak kamar mandi ke barak tidur dalam kondisi tanpa busana.

Yosse Yuliandra, Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) DKI Jakarta, mengaku mengenal situasi yang memungkinkan seorang Paskibraka berada dalam kondisi tanpa busana selama Orientasi Kepaskibrakaan (OKA). Kalau sampai ada salah satu anggota calon Paskibraka mengalami hal seperti itu, hal tersebut mungkin saja terjadi.

Yang menarik adalah mencermati bagaimana pejabat Pemerintah Provinsi DKI menyikapi kasus ini. Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta Firmansyah menyatakan, hingga saat ini tidak ada keluhan dari anggota Paskibraka wilayah Jakarta yang dianggap telah mendapat perlakuan asusila selama masa orientasi kepaskibrakaan (OKA). Juga tidak ada satu pun anggota Paskibraka yang keluar dari Paskibraka Kota Jakarta. Ia berargumen, “Kalau hal itu (pelecehan seksual) terjadi dan membuat siswa tidak nyaman, pasti yang bersangkutan akan keluar (dari Paskibraka). Tapi nyatanya tidak, bahkan tadi ikut upacara.” « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently viewing the archives for August, 2010 at Ali Mutasowifin.