Orang-Orang Batak di Panggung Century

January 23, 2010 § Leave a comment

Saat Komisaris Jenderal Polisi Susno Duadji bersaksi di depan Pansus Angket Century, terjadi perdebatan sengit antara dua orang anggota Pansus yang mewakili dua fraksi yang berseberangan, yakni Ruhut Poltak Sitompul (Fraksi Partai Demokrat) dan Maruarar Sirait (Fraksi PDI Perjuangan). Perdebatan mereka berdua yang berlangsung cukup lama tiba-tiba mengingatkan saya bahwa telah banyak tokoh Batak yang selama ini tampil dan mewarnai sidang-sidang Pansus Angket Century.

Selain kedua anggota Pansus Angket Century tersebut, terdapat dua orang Batak bermarga Nasution yang telah pernah dipanggil sebagai saksi, yakni Darmin dan Anwar. Darmin Nasution saat ini menjabat Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, yang saat kebijakan bail out Bank Century dilakukan lebih setahun lampau menjabat Direktur Jenderal Pajak merangkap anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Sementara itu, Anwar Nasution adalah mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia dan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan. Sesungguhnya, terdapat seorang Nasution lain, yakni Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Mulia P. Nasution, yang meski tak ditanyai, ikut mendampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani saat diperiksa Pansus Angket Century.

Selain tiga orang Nasution di atas, tiga orang bersuku Batak lain yang hadir bersaksi dari jajaran Bank Indonesia adalah Miranda Swaray Goeltom (mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia), Aulia Tantowi Pohan (mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia) dan Sabar Anton Tarihoran (mantan Direktur Pengawasan Bank Indonesia).

Dari jajaran pemerintah, telah bersaksi Raden Pardede, yang menjabat Sekretaris Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) saat kebijakan bail out Bank Century diambil, serta Marsillam Simanjuntak, mantan Ketua Unit Kerja Presiden untuk Pengelolaan Program dan Reformasi (UKP3R), yang menjadi narasumber pada rapat-rapat konsultasi KSSK. Sedangkan Erman Radjagukguk, guru besar Fakultas Hukum UI yang juga pernah menjabat Wakil Sekretaris Kabinet, dijadwalkan hadir di sidang Pansus Angket Century untuk didengar keterangannya sebagai ahli dalam bidang hukum ekonomi.

Selama ini masyarakat telah mengenal para pengacara kondang, yang menangani kasus-kasus kondang, banyak yang berasal dari suku Batak. Sebutlah misalnya Adnan Buyung Nasution, Todung Mulya Lubis, Luhut M.P. Pangaribuan, Hotma Sitompoel, Bonaran Situmeang, Juniver Girsang, Indra Sahnun Lubis, R.O. Tambunan, Hotman Paris Hutapea, dan masih banyak lagi.

Namun, dari sidang-sidang Pansus Angket Century yang ditayangkan langsung oleh televisi, masyarakat menjadi mengenal juga kepiawaian orang-orang Batak dalam bidang ekonomi, moneter, dan perbankan. Ciri-ciri khas orang Batak yang keras, lugas dan berani juga mewarnai penampilan mereka di depan sidang-sidang Pansus Angket Century yang tak jarang berlangsung keras dan panas.

Advertisements

Tagged: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Orang-Orang Batak di Panggung Century at Ali Mutasowifin.

meta

%d bloggers like this: